• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Ganyang Malaria !

Potensi Kayu Bidara Laut (Strychonus ligustrina) sebagai Obat Anti Malaria

Deskripsi Singkat


Malaria, penyakit yang disebabkan oleh protozoa dan disebarkan melalui nyamuk anopheles, hingga sekarang masih merupakan masalah kesehatan global yang mematikan. Salah satu alasannya adalah keterbatasan jumlah obat yang tersedia, harga yang tinggi, serta efek samping yang keras.

Inovasi ini mengidentifikasi potensi pengembangan senyawa aktif anti-malaria dari bahan alam, yaitu kayu bidara laut (Strychnos ligustrina). Bidara laut berpotensi besar sebagai sumber bahan obat anti-malaria karena bersifat alami serta mengandung strychnin yang memiliki aktivitas anti-malaria yang tinggi.

Abolish Malaria !

 

Short Description


Malaria, an infectious disease being transmitted by mosquitos, is until now still a widespread health problem which threatens the life of millions of people. There are already malaria drugs available, but they are still expensive, of limited quantity, and are associated with severe side effects. This innovation explores the potential of herbal medicine in fighting malaria, based on the research of Strychnos ligustrina: a typical Indonesian plant containing strychnine compounds with a high anti-malarial activity.


Perspektif

200 juta kasus dan 627.000 orang meninggal karena Malaria (2012). Ini menggambarkan betapa pentingnya mengganyang Malaria.

Keunggulan Inovasi:

Bersifat herbal, menggunakan sumber yang berbahan baku alam
Relatif murah, sehingga dapat menjadi substitusi obat malaria impor


Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Prof. Dr. Wasrin Syafii, M.Agr Dr. Ir. Rita Kartika Sari, M.Si Prof. Dr.drh. Umi Cahyaningsih, M.S Laela Nur Anisah, S.Hut, M.Si

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Direktorat Riset dan Inovasi Gd. Andi Hakim Nasoetion Lt.5 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680 Jawa Barat

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Gambar 2

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi