• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Cara Mudah Cek Kurang Darah

Alat Pengukuran Kadar Haemoglobin Darah Non-Invasif (Ni-Hb-Meter)

Deskripsi Singkat


Ni-Hb-Meter menggunakan mikroprosesor Raspberry Pi dengan sistem oprasi Lubuntu. Software yang digunakan adalah QtCreator, dengan bahas pemrograman C++. Alat ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu bagian casing dan probe. Probe berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan jari tangan responden. Desain probe dilakukan menggunakan aplikasi SolidWork. Probe dicetak menggunakan printer 3D berbahan filament PLA berwarna hitam, penggunaan filament berwarna hitam dilakukan agar tidak ada cahaya yang terpantul dari probe itu sendiri karena pada dasarnya warna hitam dapat menyerap cahaya dengan baik.  Dimensi dari probe yang digunakan adalah 70 mm x 40 mm x 55 mm. Probe yang digunakan menggunakan prinsip reflektansi yang berarti cahaya yang diterima oleh sensor merupakan pantulan dari cahaya yang dihasilkan LED menuju jari tangan. Nilai reflektansi dipengaruhi oleh absorbansi cahaya yang di serap oleh hemoglobin. Semakin besar konsentrasi hemoglobin maka absorbansinya semakin besar dan reflektansinya semakin kecil. Sedangkan jika konsentrasi hemoglobin rendah maka absorbansinya akan kecil dan reflektansinya akan besar. Letak sensor berada diantara dua LED. LED yang digunakan memiliki panjang gelombang 660 nm dan 940 nm. Penggunaan LED ini didasarkan atas penyerapan hemoglobin maksimum. Sensor yang digunakan adalah FDS 100, sensor ini dapat membaca cahaya dari panjang gelombang 350 nm sampai 1100 nm dan memiliki sensitivitas maksimum pada panjang gelombang 980 nm. Keluaran dari sensor FDS 100 adalah nilai analog yang kemudian dikonversi menjadi nilai digital. Casing yang digunakan pada alat berbahan dasar akrilik yang kemudian dicetak menggunakan laser cutting. Casing ini memiliki dimensi 230 mm  x 145 mm x 60 mm.  Casing berguna sebagai tempat penyimpanan komponen kpmponen alat. Di dalam casing terdapat Raspberry Pi, rangkaian, LCD, ADC(analog to digital converter). LCD berfungsi sebagai layar untuk mengoprasikan alat dan menampilkan hasil pembacaan alat. ADC berfungsi sebagai converter nilai analog yang dikeluarkan oleh sensor menjadi nilai digital karena Raspberry Pi tidak dapat membaca nilai analog. ADC yang digunakan adalah ads1115 16bit dengan maksimum sampling rate 860 sps. Data yang dikirim menggunakan jalur komunikasi I2C dengan 4 pilihan alamat. Data mentah dari ADC disimpan dalam abasis data lokal dengan format SQLite. ALGLIB digunakan untuk menerjemahkan data sinyal digital dari penyimpanan data untuk dijadikan serangkaian set parameter input untuk mesin inferensi. Mesin inferensi yang digunakan adalah multi formula regression. Mesin inferensi memberikan dugaan kadar haemoglobin darah berdasarkan input data.

Easy Anemia Test Kit

 

Short Description


-


Perspektif

-


Keunggulan Inovasi:

Alat yang dibuat memiliki beberapa kebaharuan penelitian yaitu menggunakan sistem non invasif, pengembangan metode pengolahan lanjut (post processing) optimasi optik, yakni optimasi sinyal dan penggunakan inferensi kecerdasan buatan. Alat ini juga menggunakan metode optimasi sinyal biner dan tangga berdasarkan metode Chowdhury yang digunakan untuk mengoptimasi teknik Discrete Fourier Transform (DFT). Teknik multi formula regression dan fast artificial neural network (FANN) digunakan untuk pembelajaran mesin dalam menginferensi sinyal hasil pengukuran kadar haemoglobin darah.


Potensi Aplikasi:

Alat ini yang dibuat bersifat non invasif sehingga tidak diperlukannya pengambilan sampel darah. Karena tidak adanya pengambilan darah maka akan mengilangkan kemungkinan memar, kemerahan, bengkak atau peradangan, dan mencegah perusakan pembuluh darah, organ tubuh, otot, dan kulit. Selain itu metode ini tidak menimbulkan rasa sakit, lemas, mual, pusing, pingsan, dan reaksi vasovagal bagi pengguna. alat ini akan meniadakan seluruh proses penanganan limbah darah manusia, tidak menggunakan bahan habis pakai sehingga biaya variabel pengukuran bisa dikurangi. Disamping itu semua penggunaan teknologi dapat memperbaiki performa pengukuran kadar haemoglobin darah bial dibandingkan dengan metode konvensional.


Innovator:

Tim Inovasi

Renan Prasta Jenie, S.T.P., M.T., Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, Prof. Dr Husin Alatas, S.Si, M.Si, dr. Naufal Muharam Nurdin, S.Ked M.Si., Dr Ir Irzaman, M.Si., Ichsan Hardyanto, Ratih Dwi Septiani, Dima Soraya

Institusi

Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor

Alamat

Kampus IPB Dramaga, Babakan, Dramaga Bogor, Jawa Barat 16680

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi