• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Cara Enak Usir Sindrom Menopause

Susu Kaya Isoflavon Kedelai Plus Zn sebagai Terapi Sindrom Menopause

Deskripsi Singkat


Wanita umumnya akan mengalami sindrom menopause; seperti rasa panas di wajah hingga dada bagian atas, nafas terengah-engah, jantung berdebar, kegerahan malam hari, dan sebagainya.

Dokter seringkali menyarankan terapi sulih hormon (TSH), namun berbagai penelitian mengindikasikan bahwa TSH dapat memicu tumbuhnya sel kanker. Inovasi formulasi susu kaya isoflavon, dengan penambahan Zn-glukonat terbukti mampu mengatasi sindrom menopause setelah dikonsumsi secara teratur selama dua bulan.

Bye Menopause Syndrome, The Tasty Way

 

Short Description


Women often experience a variety of syndromes menopause, such as hot flushes, insomnia, depression and so forth. Doctors may recommend hormone replacement therapy (HRT), but it potentialy stimulate the growth of cancer cells.

Isoflavone-rich milk formulation with the addition of Zn-gluconate is proven effective to overcome menopausal syndrome.


Perspektif

Sindrom menopause akan dialami wanita pada umumnya, sehingga bisa mengurangi kualitas hidup. Solusi yang membuat nyaman dan menyenangkan tentu lebih disukai, apalagi kalau sudah terbukti tidak membawa efek samping yang buruk.

Keunggulan Inovasi:

  • Proses pengolahan yang sederhana
  • Meningkatkan status antioksidan


  • Memperbaiki sekresi hormon timulin dan memperbaiki status imun

  • Menggunakan bahan alami, rasanya gurih dan manis, tidak terasa langu kedelai.


Potensi Aplikasi:

Inovasi ini dikembangkan khusus untuk memenuhi kebutuhan wanita yang mengalami sindrom menopause. Dapat diproduksi baik oleh industri kecil maupun besar.


Innovator:

Tim Inovasi

Dr. Ir. Hery Winarsi, MS

Institusi

LPPM Universitas Jenderal Soedirman

Alamat

Jl. Dr. Soeparno 63, Karangwangkal, Purwokerto 53123

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi