• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Cara Aman Tingkatkan Kejantanan

Metode Mikroenkapsulasi Sel Leydig untuk Produksi Hormon Testosteron dengan Komposisi Bahan Penyalut Alginat dan Gelatin

Deskripsi Singkat


Banyak lelaki yang kekurangan hormon kejantanan yakni testosteron karena faktor usia, toksin, maupun penyakit. Kekurangan hormon umumnya diobati dengan pemberian hormon secara rutin, baik melalui obat minum maupun suntikan. Namun terapi medis konvensional tersebut berisiko memicu timbulnya penyakit lain.

Inovasi ini menawarkan suatu metode pengobatan berbeda, dimanasel-sel tubuh yang membuat testosteron itu sendirilah yang ditanamdi tubuh penderita. Untuk mencegah reaksi penolakan, sel dibungkus dengan metode mikroenkapsulasi menggunakan gelatin dan alginat

Safe Way to Boost Manhood

 

Short Description


Nowadays there are many men suffer from testosterone deficiency whichleads to many health problems. This problem is commonly treated withhormone injection, yet causes several health risks. This innovation offers animplant with testosterone-producing cells. Microencapsulation of the cells with gelatin-alginate compound helps to prevent rejection reaction.


Perspektif

Untuk kesehatan seksual solusi utamanya adalah terapi hormonal. Namun karena berbagai efek samping ditemukan akibat terapi hormon, inovasi ini menawarkan pencangkokan sel penghasil hormon

Keunggulan Inovasi:

Terapi yang lebih aman dibandingkan dengan terapi hormonal konvensional
Teknologi mikroenkapsulasi mencegah reaksi penolakan tubuh
Tidak mengganggu aktivitas produksi hormon


Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Dr. Wahono Esthi Prasetyaningtyas Kusdiantoro Mohamad Irmanida Batubara Ita Djuwita I Ketut Mudite Adnyane

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Direktorat Riset dan Inovasi IPB Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion Lt. 5 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi