• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Bibit Bawang Bebas Virus

Status Penyakit Virus Pada Umbi Bawang Merah dan Upaya Eliminasi Virus Melalui Termoterapi dan Kemoterapi

Deskripsi Singkat


Penggunaan umbi bawang merah (Allium cepa L.) yang bebas virus sebagai benih akan menentukan keberhasilan panen. Metode eliminasi virus yang dikembangkan adalah kombinasi metode pemanasan umbi menggunakan air panas, metode kultur jaringan menggunakan meristem apikal dengan perlakuan pemanasan suhu kering, dan penambahan bahan antiviral Ribavirin.  Disimpulkan bahwa metode eliminasi virus untuk setiap kultivar bawang merah memerlukan perlakuan yang berbeda-beda. 

 

 

Virus Free Onion Seed

 

Short Description


The use of virus-free shallots (Allium cepa L.) seeds is essential for the success of its harvest. The virus elimination method developed was a combination of tuber heating methods using hot water, tissue culture methods using apical meristems with dry temperature heating treatment, and the addition of Ribavirin antiviral ingredients. It was concluded that the viral elimination process for each shallot cultivars require different methods.  


Perspektif

Agar dapat berpacu dengan kecepatan virus bawang merah beradaptasi ke lingkungannya, diperlukan kombinasi metoda eliminasi virus yang harus dioptimalkan secara khusus bagi setiap kultivar bawang merah.    


Keunggulan Inovasi:

  • Inovasi ini memelopori proses dentifikasi dan indexing virus-virus umbi benih, yang saat ini belum banyak diketahui.
  • Inovasi ini memelopori penggunaan umbi sehat bebas virus, dan menetapkan kombinasi metoda untuk menyediakan umbi sehat yang bebas virus bagi petani.
  • Pengenalan metode kombinasi penggunaan kultur jaringan, perlakuan pemanasan, dan pemberian bahan antiviral, sebagai langkah awal mendapatkan benih yang bermutu.
  • Petani bawang merah dapat belajar mengetahui jenis-jenis virus penting yang menginfeksi bawang merah. 

Potensi Aplikasi:

Inovasi ini dapat diaplikasikan bagi petani bawang merah untuk meningkatkan hasil panen, melalui pemahaman tentang jenis-jenis virus bawang merah di lapangan dan di umbi benih saat disimpan, serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman mereka. Dengan dasar ini, selanjutnya dapat diprakarsai program sertifikasi umbi benih bawang merah bebas patogen, dalam rangka meningkatkan produksi bawang merah nasional.

 


Innovator:

Tim Inovasi

Prof. Dr. Elisabeth Sri Hendrastuti, Dr. Diny Dinarti

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Departemen Proteksi Tanaman

Status Paten

Belum Didaftarkan

Kesiapan Inovasi

* Prototype

Kerjasama bisnis

* Terbatas

Peringkat Inovasi

* Prospektif


File

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi