• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Berlian Hitam

Teknologi Proses Pengolahan Limbah Minyak Petroleum Coke

Deskripsi Singkat


Kokas (Petroleum Coke) adalah hasil paling akhir proses penyulingan minyak bumi yang sering dianggap sebagai "limbah" dan dijual dengan harga sangat murah. Dengan prinsip-prinsip termokimia, kokas dapat diubah menjadi kokas terkalsinasi (calcined petroleum coke) melalui proses pembakaran reduksi pada temperatur di bawah 3.000°C dengan bahan bakar gas alam.

Kokas terkalsinasi adalah bahan anoda untuk industri peleburan aluminium, baja, dan titanium sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Selain itu, kokas terkalsinasi dapat dibuat menjadi grafit sintetis, serat fiber (material komposit), Carbon Black, Carbon Brush, dan bahkan bahan intan sintetis.

Black Diamond

 

Short Description


Petroleum coke or petcak is a carbonaceous solid derived from oil refinery coker units.

The technology developed is to produce Calcined Petroleum Coke (CPC) from petcoke natural-gas burner under 2000ºC. The CPC can be later used as anodes for smelting industries (aluminium/steel/titanium), artificial graphites, composite materials, Carbon Black, Carbon Brush, and even Artificial Diamond.


Perspektif

Proses penyulingan menyisakan bahan terakhir yang dianggap tidak bernilai, padahal dengan proses yang tepat, bahan ini bisa digunakan lebih lanjut untuk menghasilkan produk-produk yang mempunyai nilai tambah sangat tinggi.

Keunggulan Inovasi:

  • Teknologi 100% dalam negeri
  • Kadar Fixed Carbon dapat mencapai 99%
  • Tidak mmenggunakan bahan bakar Argon dan Nitrogen, cukup dengan gas alami

Potensi Aplikasi:

"Limbah" Pertamina berupa Petroleum Cake dapat diubah menjadi produk bernilai jual tinggi


Innovator:

Tim Inovasi

Arsam Sunaryanto

Institusi

CV. Asri Keramik Bandung

Alamat

Jl. Sari Indah V no 29 Kiaracondong, Bandung 40291

Status Paten

Telah Terdaftar

Kesiapan Inovasi

*** Telah Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

*** Terbuka

Peringkat Inovasi

*** Paling Prospektif


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi