• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Bakar Tuntas Jadi Abu

Teknologi Pengolahan (Pembakaran) Sampah dengan Tunnel Kiln Incinerator

Deskripsi Singkat


Jumlah timbunan sampah permukiman dan kota terus bertambah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pada umumnya timbunan sampah ini hanya dibakar untuk memperoleh energi. Proses pembakaran tersebut menyisakan material yang tak terolah, sehingga tidak menjawab permasalahan yang ada

Inovasi yang ditawarkan adalah pembakaran sampah dengan menggunakan tunnel kiln. Tunnel kiln ini dapat membakar sampah, baik basah maupun kering dengan sangat efisien, dengan hanya menyisakan 5% dari volume awal. Tak hanya memecahkan permasalahan penimbunan sampah, abu hasil pembakaran menggunakan tunnel kiln juga dapat diolah kembali sebagai bata bata beton / paving block.

Burn Trash Into the Ash

 

Short Description


Technology offered is solving the landfill waste problem in the city by using tunnel kiln. Tunnel kiln can burn trash efficienly, either wet and dry trash and leaves only 5% of the initial waste volume. Not only it will solve the landfill problem, but the excess ash from the burning can also be recycled as a paving block.


Perspektif

Inovasi terobosan bisa terjadi dengan mengaplikasikan teknologi yang sudah mapan di satu sektor ke sektor yang lain.

Keunggulan Inovasi:

Lebih efisien, karena terdiri dari tiga zona, pengeringan, pembakaran dan pendinginan
Pembakaran dapat menggunakan bahan bakar minyak, gas ataupun batu bara
Pembakaran dapat dilangsungkan terus menerus
Sampah basah dan kering dapat dibakar hingga 97%
Kapasitas pembakaran dapat disesuaikan
Hasil buangan (abu) dapat diolah kembali sebagai bata, keramik, dan lain-lain


Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Arsam Sunaryanto

Institusi

CV Asri Keramik Bandung

Alamat

Jl Sari Indah V No. 29 RT. 05 RW.13 Kiaracondong, Bandung 40291 Jawa Barat

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Gambar 2

Gambar 1

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi