• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Ahli Teh Orthodox Nan Modern

Rancang Bangun Alat Uji Mutu Teh Hitam Orthodox

Deskripsi Singkat


Teh adalah salah satu komoditas andalan Indonesia yang menghasilkan pendapatan lebih dari $125 juta tiap tahunnya. Saat ini, kontrol mutu pada pabrik teh hitam dilakukan secara manual mengandalkan keahlian dari mandor. Hal ini menyebabkan terjadinya ketidakseragaman dari produk akhir teh hitam. Diperlukan sistem kontrol mutu dengan metode yang lebih akurat dan terstandardisasi.

Alat ini adalah penguji kualitas teh dengan teknologi kamera, sensor,dan artificial intelligence yang mampu menghasilkan pendugaan mutu yang cepat dan akurat hingga mencapai 97%. Hasil pendugaan konsisten karena terbebas dari unsur subjektifitas manusia. Alat ini dirancang agar pengguna, dapat memastikan mutu teh hitam dengan mudah.

A Modern-Orthodox Tea Expert

 

Short Description


This innovation combines camera, sensors, and artificial intelligence,and uses the captured visual information to detect the quality of tea. It canmeasure the tea quality quickly and consistently, with up to 97% accuracy.This innovation is created to improve the accuracy and speed of qualityassessment in the tea industry.


Perspektif

Inovasi yang diartikan sebagai penciptaan nilai tambah, dalam hal ini bisa berarti upaya pencegahan hilangnya nilai tambah akibat lemahnya pengendalian mutu.

Keunggulan Inovasi:

  • Mampu menghasilkan pendugaan mutu yang cepat, akurat dan konsisten
  • Compact dan portable, karena berukuran kecil dan menggunakan arus listriksebagai sumber tenaga

Potensi Aplikasi:

-


Innovator:

Tim Inovasi

Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, MSc Dr. Ir. Mohamad Solahudin, MSi Dr. Slamet Widodo, STp, MSc Avicienna Ulhaq Muqodas

Institusi

Institut Pertanian Bogor

Alamat

Direktorat Riset dan Inovasi IPB Gedung Rektorat Andi Hakim Nasoetion Lt. 5 Kampus IPB Darmaga Bogor 16680

Status Paten

Kesiapan Inovasi

Kerjasama bisnis

Peringkat Inovasi


File

Gambar 2


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi