• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Innovations for Sustainable Development




Untuk mendukung TGIF (Tangerang Globail Innovation Forum) 2016 yang baru saja diselenggarakan di Puspiptek, Tangerang Selatan,  pada 20-23 September 2016; BIC bekerja sama dengan BLHD (Badan Lingkungan Hidup Daerah) kota Tangerang Selatan, menyelenggarakan kompetisi inovasi berskala nasional, untuk memilih karya-karya Inovasi Indonesia yang dinilai berpotensi mendukung dilaksanakannya UN-SDG (Sustainable Development Goals). 
 
Sasaran pemilihan karya inovasi dengan tema spesifik ini selaras dengan tema TGIF, yaitu "Innovation for Sustailable Development", dimana inovasi diyakini sebagai faktor kunci untuk mencapai sasaran-sasaran pembangunan global yang berkelanjutan (sustainable).
 
Hasil dari pemilihan 10 karya inovasi terbaik Indonesia untuk mendukung TGIF ini telah diterbitkan dan diluncurkan bersamaan dengan dilaksanakannya forum global yang dihadiri oleh sekitar seribu peserta dari puluhan negara, dimana Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah. 
 
Bagi para penggiat inovasi yang berminat untuk memperoleh buku ini, silakan menghubungi BIC melalui email info@bic.web.id. Kami membuka kesempatan ini selama persediaan buku belum habis.
 


Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan

Berita Terbaru

“Virtual” e-Incubator BIC (under-development)

Peserta pemilihan “111 Inovasi Indonesia-2019” pada tahun ini adalah pioneer yang memanf

Technology Transfer Office (TTO) Kunci Utama Agar Riset Indonesia Tak Hanya Masuk kotak

Pada tanggal 15 Agustus 2019, Prof. DR. Dr. Budi Wiweko, SpOG(K), MPH, Wakil Direktur Medical Educat

-

-

Technology Transfer Office (TTO) Kunci Utama Agar Riset Indonesia Tak Hanya Masuk kotak

Pada tanggal 15 Agustus 2019, Prof. DR. Dr. Budi Wiweko, SpOG(K), MPH, Wakil Direktur Medical Educat

The Challengers @e-Incubator BIC batch-III DIMULAI (Agustus & September - 2019)

Peserta pemilihan “111 Inovasi Indonesia-2019” tahun ini akan menjadi para pioneer yang