Inovasi Indonesia

Membangun Indonesia melalui Inovasi bersama BIC

PanganEnergiTransportTIKHanKamSehat ObatMaterial MajuLainnya

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z 0-9

Keturunan Yang Manis dan Nirmanis

The Sweet and Non Sweet Descendants

Perakitan Benih Jagung Manis Fenotipe Biji Bulat Melalui Modifikasi Segregasi Epistatik Dialel 9:7

Deskripsi Singkat:

Secara alami, makhluk hidup akan mengalami seleksi alam dengan hilangnya sifat-sifat resesif pada keturunannya. Bagaimana bila sifat resesif yang hilang adalah sifat yang justru unggul dan diinginkan?

Banyak cara dapat ditempuh, dan cara pemuliaan walaupun membutuhkan waktu yang cukup panjang adalah cara yang paling alami dan aman.

Pemuliaan dilakukan pada jagung manis menghilangkan sifat tidak unggul seperti viabilitas benih rendah, vigor vegetatif yang buruk, shelf time pendek serta rentan terhadap hama dan penyakit tanaman.

Modifikasi segregasi epistatik dialel pada biji dengan mengawinsilangkan jenis-jenis jagung unggul telah menghasilkan jagung unggulan baru yang nirmanis (kuning-bulat) dan jagung manis (kisut).

Natural selection happens to any creature, yet humans can interfere. By cross-breeding superior seeds, and modifying the segregation of epistatic diallel, now we have round-yellow non sweet corn and wrinkle-white sweet corn, with high commercial values.

The descendants are better than their parents in several negative sides such as low viability seed quality, bad vegetative vigor, short shelf time, and vulnerable to pest and diseases.

Perspektif:
Alam melakukan seleksi alami secara adil dan seimbang, namun kadang menghilangkan sifat unggul yang disukai manusia. Perlu campur tangan manusia secara alami untuk mempertahankannya.

Keunggulan Inovasi:

Inovasi ini memungkinkan hasil tiga genotipe jagung manis yaitu:

  • Jagung manis dengan tongkol dwiwarna 9 bulat nirmanis: 7 kisut manis dengan kadar sukrose > 22% Brix
  • Jagung manis  yellow super sweet dengan tongkol biji kuning kisut  true-to-type dengan kadar sukrose > 25% Brix
  • Jagung manis  white super sweet dengan tongkol biji putih kisut  true-to-type dengan kadar sukrose > 25% Brix
Potensi Aplikasi:

Industri pertanian, dan dapat dijadikan sebagai bahan pengembangan lebih lanjut oleh kalangan peneliti dan akademisi.



Inovator
Nama : Saiful Hikam, Ph.D.; Paul B. Timotiwu; Denny Sudrajat, Ir., M.P.
Institusi : Universitas Lampung
Alamat : Fakultas Pertanian - Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro 1 Bandar Lampung 35144
Status Paten: Dalam Proses Pengajuan
Kesiapan Inovasi: * Prototype
Kerjasama Bisnis: * Terbatas
Peringkat Inovasi: ** Sangat Prospektif

Artikel

Terkait

Hubungi Kami

PQM Building, Ground Floor,
Cempaka Putih Tengah 17C no. 7a, Jakarta 10510, Indonesia.

 
  • Telepon:
    (+62) 21 4288 5430
  • (+62) 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • (+62) 8118 242 462 (BIC-INA)
  • Fax:
    (0) 21 2147 2655

Senin - Jum'at: pk. 9.00 - 16.30

Kami ada di Jejaring Sosial. Ikuti kami & terus berhubungan.
Anda berada di: Utama Seri Inovasi Indonesia 100 Inovasi 2008 Keturunan Yang Manis dan Nirmanis