Inovasi Indonesia

Membangun Indonesia melalui Inovasi bersama BIC

PanganEnergiTransportTIKHanKamSehat ObatMaterial MajuLainnya

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z 0-9

Alternatif Bernama Biokomposit Hijau

Alternative Called Green Bio-Composite

Biokomposit dari Serat Rami dan Sekresi Kutu Lak

Deskripsi Singkat:

Penggunaan bahan komposit dari alam sebagai pengganti bahan komposit sintetis telah dikembangkan dengan memanfaatkan serat Rami dan sekresi Kutu Lak.

Jenis komposit bernama biokomposit hijau bisa menjadi jawaban atas kebutuhan bahan untuk bangunan atau transportasi yang lebih aman, murah, dan kuat.

Mengapa dipilih serat rami dan kutu lak? Karena setelah dilakukan pengolahan, serat rami sebagai penguat dan sekresi kutu lak sebagai pengikat, dihasilkan biokomposit dengan berat yang lebih ringan, kekuatan tarik yang lebih kuat, dapat didaur ulang (recyclable) dan diperbaharui (renewable), tahan air serta aman bagi tubuh manusia.

Rami dengan masa panen sekitar 3 bulan dan kekuatan relatif tinggi sangat prospektif dikembangkan untuk menggantikan kayu yang semakin mahal.

sebagai pengganti bahan komposit sintetis telah dikembangkan dengan memanfaatkan serat Rami dan sekresi Kutu Lak.

Jenis komposit bernama biokomposit hijau bisa menjadi jawaban atas kebutuhan bahan untuk bangunan atau transportasi yang lebih aman, murah, dan kuat.

Mengapa dipilih serat rami dan kutu lak? Karena setelah dilakukan pengolahan, serat rami sebagai penguat dan sekresi kutu lak sebagai pengikat, dihasilkan biokomposit dengan berat yang lebih ringan, kekuatan tarik yang lebih kuat, dapat didaur ulang (recyclable) dan diperbaharui (renewable), tahan air serta aman bagi tubuh manusia.

Rami dengan masa panen sekitar 3 bulan dan kekuatan relatif tinggi sangat prospektif dikembangkan untuk
menggantikan kayu yang semakin mahal.

Composites from nature are needed to replace the
synthetic materials that sometimes are dangerous to the
environment and our health.

By using Ramie (Boehmeria nivea) and the secretion of the Lac insect (Laccifer lac), we create a green biocomposite.

The biocomposite con be used for building and transportation material, and is safer, cheaper, stronger, lighter, water resistant and most importantly, renewable.

Perspektif:
Material yang diperoleh dari alam dan memiliki fungsi lebih baik dari material sintetis tentu akan menjadi pilihan tiap orang, karena lebih aman bagi kesehatan dan dapat didaur ulang

Keunggulan Inovasi:
  • Tahan air
  • Kekuatan tarik lebih tinggi
  • Terbuat dari 100% bahan alami (renewable)
  • Aman bagi lingkungan dan tubuh manusia
  • Tidak berbau
  • Lebih murah

Potensi Aplikasi:

Jika dikembangkan lebih jauh dapat menjadi bahan komposit material 100% alami yang menguntungkan secara ekonomis dan sangat aman bagi kesehatan dan lingkungan, sehingga berpotensi bagi industri material bahan bangunan. Masa panen Rami (sekitar 3 bulan) sangat singkat sehingga berpotensi besar untuk menggantikan kayu yang semakin langka. Tanaman rami yang dapat tumbuh subur di daerah pegunungan merupakan potensi pemanfaatan lahan tidak produktif dan membuka lapangan kerja baru.



Inovator
Nama : Mujiyono, ST, MT
Institusi : Universitas Negeri Yogyakarta
Alamat : Jurusan Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, Kampus Karang Malang, Yogyakarta.
Status Paten: Telah Terdaftar
Kesiapan Inovasi: * Prototype
Kerjasama Bisnis: *** Terbuka
Peringkat Inovasi: ** Sangat Prospektif

Artikel

Terkait

Hubungi Kami

PQM Building, Ground Floor,
Cempaka Putih Tengah 17C no. 7a, Jakarta 10510, Indonesia.

 
  • Telepon:
    (+62) 21 4288 5430
  • (+62) 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • (+62) 8118 242 462 (BIC-INA)
  • Fax:
    (0) 21 2147 2655

Senin - Jum'at: pk. 9.00 - 16.30

Kami ada di Jejaring Sosial. Ikuti kami & terus berhubungan.
Anda berada di: Utama Seri Inovasi Indonesia 100 Inovasi 2008 Alternatif Bernama Biokomposit Hijau