Inovasi Indonesia

Membangun Indonesia melalui Inovasi bersama BIC

PanganEnergiTransportTIKHanKamSehat ObatMaterial MajuLainnya

AddThis Social Bookmark Button

Pengumuman 106 Inovasi Indonesia Terpilih!

 Selamat Kepada 106 Inovasi Indonesia Paling Prospektif 2014!

Daftar 106 Inovasi Paling Prospektif 2014 telah ditetapkan pada tanggal 14 Juli 2014 di BIC. Penetapan merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan oleh 35 juri BIC, pengusaha, pimpinan perusahaan dari berbagai perusahaan di berbagai sektor

Lampiran:
Download File ini (Daftar 106 Inovasi Indonesia.pdf)Daftar 106 Inovasi Indonesia.pdf[ ]419 kB

Selengkapnya...

Pengumuman 106 Inovasi Indonesia 2014 Terpilih

Sehubungan dengan rencana penerbitan buku 106 Inovasi Indonesia tahun 2014. Business Innovation Center (BIC) atas dukungan dari Kementrian Riset dan Teknologi (RISTEK) telah mengundang para inovator terbaik dari seluruh Indonesia. Lebih dari 500 Proposal yang masuk dan telah dilakukan screening awal oleh tim Reviewer BIC menghasilkan 257 Proposal SELEKSI yang diajukan untuk dilakukan penilaian oleh Dewan Juri.

Dewan Juri yang menilai proposal SELEKSI ini  merupakan para praktisi/ pebisnis yang terdiri atas 36 Juri yang terbagi dalam 11 kategori teknologi. Penjurian berlangsung pada 20 Mei - 15 Juni 2014. Atas beberapa hal teknis Penjrurian baru dapat diselesaikan pada 20  Juni 2014. 

Hasil penilaian dewan Juri tersebut dilakukan pe rangking an oleh tim reviewer BIC serta pengelompokkan dalam 7 Kategori ARN (Agenda Riset Nasional). Ketujuh kategori tersebut : Pangan, Energi, Trasnportasi, ICT, Pertahanan, Sehat Obat, Material Maju, dan Lain - lain. 

Adapun 106 karya inovasi Indonesia terpilih tahun 2014 akan diumumkan di web ini selambatnya hari Senin, 14 Juli 2014. Bagi karya terpilih agar segera melengkapi dokumen sebagai berikut

1. Surat Pernyataan (Disclaimer) dari pengaju proposal atas judul inovasi yang disampaikan (bermaterai) -- download attachment terlampir

2. Bukti status nomor patent (atau nomor registrasi/ pendaftaran) yang dikeluarkan oleh pihak terkait patent tersebut. (jika ada)

Pengiriman Surat Pernyataan (Disclaimer) dapat dikirimkan ke Business Innovation Center dengan Alamat : I-STP Puspiptek, Bld. #124-TMC2, Serpong, Tangerang, Indonesia 1531 Telp/Fax : (021) 756 016 5

Deadline  Pengiriman : 12 Agustus 2014

 

 

Lampiran:
Download File ini (SURAT PERNYATAAN (Disclaimer) 106.doc)Surat Pernyataan 106[ ]75 kB

Informasi 106 Inovasi Indonesia 2014

Yth. Bapak/Ibu/Rekan 

Pengaju Proposal 106 Inovasi Indonesia 2014

 

Perlu kami beritahukan informasi terkait dengan proses SELEKSI Proposal 106 Inovasi Indonesia

25 Mei 2014 : Penutupan Pengajuan Proposal 106 Inovasi Indonesia

31 Mei 2014 : Penetapan proposal yang masuk tahapan SELEKSI 

26 Mei - 15 Juni 2014 : Proses Penjurian oleh Dewan Juri 

26 Mei - 15 Juni 2014 : Proses Pembuatan Copywriter oleh pengaju proposal yang ditetapkan lolos tahap SELEKSI 

16 Juni 2014 : Penyusunan Ranking dan Descripancy hasil penilaian Dewan Juri

19 - 28 Juni 2014 : Konfirmasi ke Inovator terpilih (email & telepon) dan review & edit Copywriter yang akan masuk dalam buku 

25 Juni 2014 (tentative) : Rapat Final Dewan Juri dan Pakar Ahli (Expert Technology Review)  dalam penetapan proposal terpilih 106 Inovasi Indonesia

30 Juni 2014 : Penetepan Proposal terpilih yang masuk dalam 106 Inovasi Indonesia paling prospektif 2014

 

Catatan :

Mohon bagi bapak/ibu/rekan pengaju proposal yang telah masuk tahap SELEKSI untuk mengirimkan lembar Copywrite seperti terlampir berikut sebelum 15 JUNI 2014. [ Pengiriman lembar Copywrite ini merupakah Syarat Wajib bagi pengaju proposal yang telah masuk tahap SELEKSI ]

 

Lampiran:
Download File ini (CW_KodeJudul_ARN_NamaPengisi.doc)Lembar Copywrite 106 [ ]80 kB

DITUTUP : Pengajuan Proposal 106 Inovasi Indonesia 2014

TERIMAKASIH kepada para Inovator Indonesia dari seluruh penjuru tanah air, yang telah berpartisipasi  dalam pemilihan 106 Inovasi Indonesia Paling Prospektif – 2014.  BIC dalam proses menetapkan  proposal yang lolos dalam kualifikasi  untuk diikutkan dalam seleksi  untuk tahun ini. Yang pasti,  tahun ini akan menjadi salah satu tahun yang paling kompetitif dalam pemilihan 100+ Inovasi Indonesia sampai saat ini. Target jumlah proposal untuk diseleksi juga telah jauh terlampaui.

Ada beberapa proposal yang berstatus  REVIEW  tapi masih perlu melakukan REVISI pada saat penutupan pengajuan proposal ini. Proposal tersebut masih bisa dipertimbangkan mengikuti  pemilihan, jika  bisa  lolos dari kualifikasi sebelum 31 Mei 2014.  Namun kami tidak menjamin semua proposal dalam kategori  ini akan diikut-sertakan ke proses SELEKSI tahun ini.

Salam Inovasi !

 

Batas Pengajuan Proposal diperpajang: 25 Mei 2014

Karena sampai hari ini masih cukup banyak proposal berpotensi berstatus baru (218), atau dalam proses Revisi (235); Panitia "106 Inovasi Indonesia-2014" memutuskan untuk memperpanjang batas pengajuan proposal menjadi: MINGGU, 25 MEI 2014. 

Silakan memanfaatkan perpanjangan waktu ini untuk melengkapi atau menyempurnakan proposal Anda yang masih berstatus "Baru" atau "Revisi". Jika telah selesai, jangan lupa menekan tombol "Mohon Review"; agar proposal Anda dapat ikut dalam pemilihan. 

Lembar Copywrite Buku 106 Inovasi Indonesia 2014

Untuk melengkapi proposal Anda dalam proses penjurian, Anda dapat mengajukan "Lembar Copywrite Buku 106 Inovasi Indonesia 2014" (Template Terlampir).

Lembar copywrite ini harap ditulis dalam bahasa ilmiah populer secara ringkas, sebagaimana copywrite buku "100+ inovasi Indonesia" (Contoh Lembar 1 dan 2 terlampir)

Silakan kirim copywrite Anda ke Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya." style="line-height: 1.3em;">Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

dengan format email:

Subject : CW-(Kode Proposal Anda) - Innovator

dan  Format penamaan Dokumen : CW-(Kode Proposal Anda) - Innovator

selambat-lambatnya tanggal 25 Mei 2014.

Mohon dicatat bahwa pengajuan copywrite Anda dimaksudkan sebagai pelengkap proposal Anda bagi para juri. Copywrite ini tidak berarti proposal Anda telah terpilih dalam pemilihan "106 Inovasi Indonesia-2014"

 

Mengenal Tahapan Kesiapan Teknologi

Pada seleksi karya inovasi buku 106 BIC tahun 2014 kali ini, panitia mengharapkan kesediaan dari para pengaju proposal untuk mengisi “Tahapan kesiapan Inovasi” yang telah disempurnakan oleh panitia juri. Tahapan kesiapan inovasi dibagi dalam 10 kelas, dan telah diintegrasikan sesuai Technology Readiness Level (9 kelas) dan  Innovation Readiness Level (6 kelas). Adapun maksud dari pengisian ini adalah untuk memberikan gambaran secara luas sejauh mana sebuah teknologi/ hasil penelitian perlu untuk difasilitasi untuk kemudian dikembangkan di masa yang akan datang.

Hal ini senada dengan hal yang dilakukan oleh Kementrian Riset dan Teknologi (RISTEK) dalam mensosialisasikan penggunaan TRL di litbang/ universitas. 

“TRL ini merupakan dasar  untuk mengetahui tingkat kesiapan teknologi yang dihasilkan dari lembaga litbang terutama universitas yang selama ini berbasis supply push. Selaras dengan konsep Sistem Inovasi Nasional (SINas), kegiatan litbang seyogyanya diarahkan kepada demand driven yaitu sesuai dengan kebutuhan dan sesuai dengan kapasitas adopsi pengguna teknologi. Untuk menjamin terlaksananya hal itu pengembang teknologi didorong bersinergi dan bekerjasama dengan badan usaha,” demikian disampaikan oleh I Wayan Budiastra, Staf Ahli Menristek bidang TIK dan Transportasi.  (ristek.go.id)

Pemilihan kelas dari tahapan kesiapan inovasi ini tidak akan berpengaruh pada seleksi karya inovasi buku 106. Setiap hasil penelitian/ teknologi yang masih berada di fase awal mempunyai kesempatan yang sama seperti penelitian-penelitian lain yang sudah memasuki fase akhir untuk masuk ke karya inovasi buku 106 BIC tahun 2014.

BIC meminta kesediaan dari setiap peserta untuk memilih Tahapan Pengembangan seperti yang tertera seperti gambar berikut. Pengisian mohon dilakukan dengan jujur dan benar sebagaimana karya inovasi Anda saat ini. 

Berikut keterangan masing-masing kelas dari tahapan kesiapan inovasi:

Studi Literatur (TRL1-2/ IRL 1):

 

Dalam tahapan ini, prinsip/ sifat-sifat dasar dari sebuah teknologi/ hasil penelitian telah diteliti dan dilaporkan dalam bentuk studi makalah.

 

Skala laboratorium (TRL 3-4/ IRL 2):

 

Hasil penelitian yang sebelumnya sudah dilaporkan dalam bentuk studi makalah mulai dibuktikan konsep fungsi serta karakteristiknya secara analitis dan eksperimental dalam lingkungan laboratorium. Selain itu Kebutuhan pasar akan teknologi/ hasil penelitian masih dalam bentuk observasi sehingga belum bisa ditarik kesimpulan akan estimasi keuntungan yang diperoleh dari hasil penelitian atau teknologi tersebut.

 

Uji Lapangan Simulasi (TRL 5/ IRL 2):

 

Teknologi/ Hasil penelitian yang telah dibuktikan dalam skala laboratorium mulai bisa diuji dalam lingkungan simulasi. Selain itu telah dilakukan penelitian pasar dan penelitian laboratorium untuk memilih proses fabrikasi.

 

Uji Lapangan Pre-Prototype ( TRL 6/ IRL 2)

 

Hasil penelitian sudah dapat dibuktikan layak secara teknis (engineering feasibility). Selain itu prototype telah teruji dengan akurasi/ fidelitas lab yang tinggi pada simulasi lingkungan operasional (yang sebenarnya di luar lab). Hasil penelitian juga resmi sudah bisa diterima oleh bagian manufaktur/ fabrikasi.

 

Uji Lapangan Prototype (TRL 7/ IRL 3)

 

Hasil penelitian/ teknologi yang telah diintegrasikan dalam bentuk prototype telah didemonstrasikan dan diuji coba lapangan. Selain itu, hasil penelitian/ teknologi sudah siap untuk memasuki fase produksi awal (Low Rate Initial Production-LRIP).

 

Uji Lapangan Pra-Prototype (TRL 8/ IRL 3)

 

Pada tahap ini proses fabrikasi diujicobakan pada skala percontohan (pilot line atau LRIP) dan menunjukkan hasil dan tingkat produktifitas yang dapat diterima.

 

Kelayakan Ekonomis/ Komersial (TRL 9/ IRL 3)

 

Hasil Penelitian atau teknologi telah teruji pada kondisi sebenarnya dan sudah layak untuk diproduksi secara massal (mass production). Teknologi/ hasil penelitian yang sejenis dari competitor dapat diketahui.  Selain itu telah mampu dilakukan estimasi harga produksi dibandingkan kompetitor.

 

Invensi Sedang Dipasarkan (IRL 4)

 

Hasil penelitian/ teknologi resmi dipasarkan. Strategi-strategi pemasaran mulai diimplementasikan untuk masuk menembus market.

 

Inovasi telah masuk Industri (IRL 5)

 

Riset dan pengembangan hasil penelitian/ teknologi cenderung menurun dan lebih menitikberaktkan pada “technology maintenance”. Kompetisi antar sesama teknologi sejenis mencapai puncaknya.

 

Keberlanjutan Inovasi (IRL 6)

 

Cenderung kalah dari persaingan. Harus ada inovasi baru atau mengembangkan strategi bisnis baru untuk tetap berada di kancah persaingan.

 

 

 

Hubungi Kami

I-STP Puspiptek, Bld. #124-TMC2,
Serpong, Tangerang, Indonesia 15314

 

+6221
  • Telepon:
    Hi-BIC-JKT
    44-242-558
    756 016 3-4
  • Fax:
    Hi-BIC-INA
    44-242-462
    756 016 5

Senin - Jum'at; pk. 9.00 - 16.30

Kami ada di Jejaring Sosial. Ikuti kami & terus berhubungan.
Anda berada di: Utama Seri Inovasi Indonesia