Pelatihan Intermediator Teknologi
- Detail
- Kategori: Artikel
- Diterbitkan pada 12 April 2011
- Ditulis oleh bic.web.id
- Dilihat: 320


Kementerian Riset dan Teknologi, Republik Indonesia
bekerjasama dengan
Kementerian Federal Bidang Pendidikan dan Penelitian, Jerman
menyelenggarakan
Pengembangan industri berbasis inovasi adalah arahan pembangunan ekonomi Indonesia dalam Kabinet Indonesia Bersatu (2009-2014). Sejalan dengan tuntutan arus globalisasi, daya saing ekonomi Indonesia perlu ditingkatkan dan diperkuat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Penerapan iptek ke industri memerlukan penanganan khusus, sehingga diperlukan pengembangan peran intermediasi teknologi. Intermediasi teknologi adalah kegiatan untuk membantu proses alih teknologi yang berperan penting untuk menumbuhkan inovasi, khususnya di sektor industri/UKM. Profesional yang melaksanakan fungsi intermediasi disebut intermediator.
Di berbagai negara maju, profesi intermediator teknologi dikenal sebagai konsultan atau technology broker. Profesi intermediator teknologi inilah yang ingin ditumbuhkembangkan di Indonesia oleh Kementerian Riset dan Teknologi untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi yang telah dihasilkan oleh lembaga penelitian dan pengembangan oleh industri/UKM. Diharapkan profesi intermediator teknologi selain dapat berperan vital dalam pembangunan ekonomi Indonesia, juga dapat berkembang menjadi profesi masa depan yang prospektif.
Tujuan
- Untuk menumbuhkan minat generasi muda Indonesia terhadap profesi sebagai intermediator teknologi.
- Untuk menumbuhkembangkan lembaga intermediasi di Indonesia.
Untuk Informasi Lebih Lanjut silahkan, Akses ke:
http://ristek.go.id/?module=File&frame=Pengumuman/2011/pelatihan_intermediator_teknologi/pelatihan_intermediator_teknologi.html













