Inovasi Indonesia

Membangun Indonesia melalui Inovasi bersama BIC

PanganEnergiTransportTIKHanKamSehat ObatMaterial MajuLainnya

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z 0-9

Mengawetkan si Pengawet

Preserving Preservatives

Biji Picung Beku untuk Mengawetkan Ikan

Deskripsi Singkat:

Biji picung (Pangium edule Reinw.) sejak lama digunakan oleh nelayan di pedesaan sebagai pengawet ikan. Percobaan di laboratorium menggunakan 3-4% picung dicampur dengan 2-3% garam dapat mempertahankan kesegaran ikan hingga 4-9 hari pada suhu ruang. Meski demikian, pemanfaatan biji picung untuk pengawetan ikan masih menghadapi kendala, yaitu: 1) panen buah picung hanya sekali dalam setahun; 2) kurang praktis; 3) cangkang buah picung yang dipecahkan akan segera berubah menjadi coklat berpengaruh terhadap warna ikan serta menurunkan daya pengawetan biji terhadap ikan.

Pengolahan biji picung beku dilakukan dengan cara pencincangan, diikuti dengan perlakuan penghambatan enzim, dan pembekuan dengan air blast freezer; sehingga picung dapat tersedia setiap saat, mudah, dan praktis untuk dipakai, serta meiliki daya pengawetan ikan cukup tinggi.

Study shows that a mixture of 3-4% picung seed and 2-3% salt can preseve fish meat for up to 9 days in room temperature. Unfortunately, it can only be harvested once a year, impractical and becomes brown which affect the fish meat color. Preserving picung seed by mincing, and deactivating the enzymens by freezing it with air blast freezer, making it available and practical to use at any time, as fish natural preservatives.

Perspektif:
Teknik pengawetan ikan dengan picung adalah kearifan lokal nelayan tradisional yang sudah berlaku sejak dahulu. Inovasi dilakukan untuk menjadikan kearifan tersebut lebih praktis dan tersedia setiap waktu.

Keunggulan Inovasi:
  • Bersumber dari kearifan lokal, tidak memerlukan sosialisasi dan edukasi.
  • Alami dan aman dipakai, tidak merusak gizi ikan dan aman bagi konsumen.
  • Lebih murah dibanding pengawetan ikan dengan es.
  • Nelayan tidak bergantung pada ketersediaan es untuk mengawetkan ikan tangkapan.
  • Menjaga kesegaran dan nilai jual ikan di sepanjang rantai perdagangan sampai ke tangan konsumen.
Potensi Aplikasi:

Inovasi ini dikembangkan untuk membantu nelayan dan pedagang ikan untuk mengawetkan ikan segar di sepanjang rantai pasok ikan, dari kapal nelayan sampai ke pasar/penjual ikan. Tidak tertutup kemungkinan pengembangannya untuk mengawetkan bahan makanan lain.



Inovator
Nama : Prof. Dr. Endang Sri Heruwati; Novalia Rachmawati; Irma Hermana
Institusi : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan
Alamat : Jl. KS Tubun Petamburan VI Jakarta Pusat 10260
Status Paten: Belum Didaftarkan
Kesiapan Inovasi: * Prototype
Kerjasama Bisnis: ** Luas
Peringkat Inovasi: ** Sangat Prospektif

Hubungi Kami

PQM Building, Ground Floor,
Cempaka Putih Tengah 17C no. 7a, Jakarta 10510, Indonesia.

 
  • Telepon:
    (+62) 21 4288 5430
  • (+62) 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • (+62) 8118 242 462 (BIC-INA)
  • Fax:
    (0) 21 2147 2655

Senin - Jum'at: pk. 9.00 - 16.30

Kami ada di Jejaring Sosial. Ikuti kami & terus berhubungan.