• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Bukan Cuma Masker Biasa

FILTER MASKER NANOPORI

Deskripsi Singkat


Kebutuhan akan masker medis meningkat drastis setelah merebaknya wabah COVID-19. Hal ini membuat keberadaan masker medis yang sekali pakai (disposable) di pasaran menjadi langka dengan harga yang mahal. Sementara itu masker kain sekalipun dapat dibuat sendiri dan dipakai berulang kali tidak mampu memberikan perlindungan maksimal kepada penggunanya. 

Inovasi ini mengembangkan masker kain yang dilapis dengan bahan membran nanopori yang telah teruji memiliki resistensi yang sangat baik terhadap penetrasi bakteri (BFE-99%) .Masker ini dapat dicuci dengan sabun atau disemprot dengan alkohol untuk disinfektasi, kemudian dapat dipakai ulang selama dua minggu. Penggunaan masker ini dapat mengurangi sampah B3 dari masker medis sebanyak 96.5%, selain juga menghemat pengeluaran untuk membeli masker medis sebanyak 75%.

 

Not Just an Ordinary Mask

 

Short Description


The need for medical masks has increased dramatically after the outbreak of COVID-19. This has caused a scarcity of disposable medical masks in the market. Meanwhile, home-made masks that can be used reused are not able to provide maximum protection to the user. This innovation develops a cloth mask lined with a nanopore membrane material that has been tested to have excellent resistance to bacterial penetration (BFE-99%). This mask is washable or can be disinfected with alcohol, then can be reused for two weeks. The use of these masks can reduce hazardous waste by as much as 96.5%, in addition to a potential cost saving of 75% on disposable medical masks budget.

Perspektif

Pandemi COVID-19 menciptakan segmen pasar "baru", yaitu masker medis yang dapat dipakai ulang. Segmen pasar ini sepertinya tidak pernah terpikirkan oleh produsen masker medis sebelum pandemi COVID-19, atau memang sebelumnya tidak ada? .   

Keunggulan Inovasi:

  • Filter ini dapat dicuci dengan menggunakan air sabun untuk kemudian digunakan kembali selama dua minggu,
  • Filter masker dilapis dengan lembaran polimer berpori dengan ketebalan 0.2 mm (200 mikron) yang sangat ringan tetapi efektif melindungi penggunanya, dari penularan virus dan bakteri (BFE 99%),
  • Filter bersifat hidrofobik, atau bersifat tidak suka air. Hal ini sangat penting mengingat virus terbawa melalui droplet dan aerosol di udara,
  • Lebih ekonomis, mampu menghemat pengeluaran masker sampai 75%
  • Produk ramah lingkungan, mengurang limbah masker sampai sebesar 96.5%

Potensi Aplikasi:

Dengan hasil uji dengan hasil BFE sangat baik (99%), inovasi ini berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk filter masker maupun produk penyaring udara lainnya. Bahan filter yang sama dapat digunakan sebagai penyaring udara anti-virus yang dapat digunakan di ruangan steril seperti di ruang operasi atau laboratorium;  maupun ruang-ruang yang membutuhkan tingkat kebersihan udara yang tinggi seperti ruang kabin kereta api / pesawat terbang, rumah sakit, dan sebagainya.
 

Innovator:

Tim Inovasi

ISI

Institusi

ISI

Alamat

ISI

Status Paten

Dalam Proses Pengajuan

Kesiapan Inovasi

** Siap Dikomersialkan

Kerjasama bisnis

** Luas

Peringkat Inovasi

** Sangat Prospektif


File

Tidak ada


Video

Tidak ada


Perkembangan Inovasi