• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Informasi 106 Inovasi Indonesia 2014



Yth. Bapak/Ibu/Rekan 

Pengaju Proposal 106 Inovasi Indonesia 2014

Perlu kami beritahukan informasi terkait dengan proses SELEKSI Proposal 106 Inovasi Indonesia

25 Mei 2014 : Penutupan Pengajuan Proposal 106 Inovasi Indonesia

31 Mei 2014 : Penetapan proposal yang masuk tahapan SELEKSI 

26 Mei - 15 Juni 2014 : Proses Penjurian oleh Dewan Juri 

26 Mei - 15 Juni 2014 : Proses Pembuatan Copywriter oleh pengaju proposal yang ditetapkan lolos tahap SELEKSI 

16 Juni 2014 : Penyusunan Ranking dan Descripancy hasil penilaian Dewan Juri

19 - 28 Juni 2014 : Konfirmasi ke Inovator terpilih (email & telepon) dan review & edit Copywriter yang akan masuk dalam buku 

25 Juni 2014 (tentative) : Rapat Final Dewan Juri dan Pakar Ahli (Expert Technology Review)  dalam penetapan proposal terpilih 106 Inovasi Indonesia

30 Juni 2014 : Penetepan Proposal terpilih yang masuk dalam 106 Inovasi Indonesia paling prospektif 2014

 

Catatan :

Mohon bagi bapak/ibu/rekan pengaju proposal yang telah masuk tahap SELEKSI untuk mengirimkan lembar Copywrite seperti terlampir berikut sebelum 15 JUNI 2014. [ Pengiriman lembar Copywrite ini merupakah Syarat Wajib bagi pengaju proposal yang telah masuk tahap SELEKSI ]

 


Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan

Berita Terbaru

SELEKSI "112 INOVASI INDONESIA - 2020" DIMULAI !

BIC kembali mengajak para inovator Indonesia ikut dalam seleksi "112 Inovasi Indonesia-2020&quo

GIMI Webinar: Global Value Chain in a Changing World

Pandemi Global Covid-19 yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir; selain menimbulkan krisis ke

Membangun Ekosistem Inovasi: Soal Peran "Pemain Tengah"

Webinar Katadata, pada 22 Juni 2020, mengangkat tema "Diskusi Kebijakan Penanggulangan Covid-19

Cerita Inovasi Tanah air

Beberapa bulan Pandemi Covid-19 telah menguasai dunia, dan setiap orang semakin menyadari bahwa masa

Global Webinar: "Innovating your Business in the New Normal"

Pembatasan sosial akibat Covid-19 secara Global, baik PSBB ataupun Complete Lockdown, dapat dip