• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Indonesia Innovation Award - 2019



Setiap organisasi bisnis dan organisasi pemerintah harus bisa melakukan adaptasi terhadap perkembangan jaman, dengan senantiasa menciptakan berbagai prakarsa inovasi yang nyata, bagi pembangunan nasional; melalui peningkatan layanan, kinerja maupun daya saing.

Untuk mengapresiasi prakarsa-prakarsa tersebut, majalah Biskom dan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) pada 25 April 2019 menggelar “Indonesia Innovation Award 2019” di Grand Ballroom, Hotel Fairmont Jakarta, Pukul 18.00 -22.00 WIB.

Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti DR. Ir. Ophirtus Sumule DEA selaku Ketua Dewan Juri dalam sambutannya menguraikan bahwa untuk sampai pada pemberian penghargaan “Indonesia Innovation Award 2019”,  telah dilakukan proses seleksi yang intensif sejak dari  penetapan shortlist perusahaan dan pemerintah daerah, penyusunan kuesioner penilaian sampai proses penjurian yang telah dimulai sejak awal tahun 2019.

Indonesia Innovation Award – 2019 dalam format perdananya tahun ini, layak mendapatkan apresiasi sebagai upaya inovasi “triple-helix” yang nyata untuk mensinergikan ketiga komponen Akademisi – Bisnis – Pemerintah untuk merayakan prestasi inovasi Indonesia.

(KS 290419)


Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan

Berita Terbaru

SELEKSI "112 INOVASI INDONESIA - 2020" DIMULAI !

BIC kembali mengajak para inovator Indonesia ikut dalam seleksi "112 Inovasi Indonesia-2020&quo

GIMI Webinar: Global Value Chain in a Changing World

Pandemi Global Covid-19 yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir; selain menimbulkan krisis ke

Membangun Ekosistem Inovasi: Soal Peran "Pemain Tengah"

Webinar Katadata, pada 22 Juni 2020, mengangkat tema "Diskusi Kebijakan Penanggulangan Covid-19

Cerita Inovasi Tanah air

Beberapa bulan Pandemi Covid-19 telah menguasai dunia, dan setiap orang semakin menyadari bahwa masa

Global Webinar: "Innovating your Business in the New Normal"

Pembatasan sosial akibat Covid-19 secara Global, baik PSBB ataupun Complete Lockdown, dapat dip