Inovasi Indonesia

Membangun Indonesia melalui Inovasi bersama BIC

Talk Show Edu Smart Eco Green

Central ParkKamis, 24 Maret 2011 MCI bekerjasama dengan BIC mengadakan talkshow Inovasi dalam acara Exhibition Edu Smart Eco Green yang bertempat di Central Park. Acara diisi oleh pembicara dari kalangan inovator Indonesia, diantaranya Prof. Hanny Wijaya, Prof. Clara K, dan Dr. Linawati H.

Selengkapnya...

Seminar Inovasi: Membangun Sinergi Triple Helix A-B-G

Menampilkan gambar sosialisasi UGMBusiness Innovation Center (BIC) bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Gajah Mada (LPPM UGM) melakukan kegiatan seminar Inovasi dan promosi program 103 inovasi Indonesia pada tanggal, 22 Maret 2011. Bertempat di ruang sidang LPPM UGM, turut hadir dan berpartisipasi para perekayasa dan peneliti di lingkungan universitas dan lembaga penelitian sekitar D.I Yogyakarta.

Selengkapnya...

Proteksi IPR (Intellectual Property Rights), Menguntungkankah?

IPR singkatan dari Intellectual Property Rights, dikenal juga di Indonesia sebagai HKI (dulu HAKI) singkatan dari Hak (atas) Kekayaan Intelektual. IPR secara awam bisa diartikan Hak Kepemilikan atas sebuah Karya Intelektual. Karena berbicara Hak, maka lumrah bila HKI diatur oleh organisasi di bawah Departemen Kehakiman.

Selengkapnya...

In Memoriam: Alexander Supelli

Hilangnya Sebuah Generasi

Alexander Supelli
(R.I.P. 27 September 2010)

Ary Mochtar Pedju (Kompas, 16/6/2010) mengontraskan pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Puspiptek, Serpong (20/1/2010), dengan artikel seorang cendekiawan (Koran Tempo, 20/11/2009). Di satu sisi, kita dengar pentingnya penguasaan teknologi agar tidak terlindas derap sejarah yang terutama digerakkan teknologi. Di sisi lain, ada kegerahan akan ketergantungan Indonesia pada sumber daya manusia, teknologi, dan modal asing.

Selengkapnya...

LIPI harus Inovatif dan Majukan Peradaban Bangsa

LIPI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Suharna Surapranata melantik Kepala LIPI yang baru Prof Lukman Hakim menggantikan Prof Umar Anggara Jenie yang telah menjabat sejak tahun 2002.

Selengkapnya...

Robot Jurnalis

Robot JurnalisTokyo, JAPAN - Sebuah robot jurnalis tengah dibuat oleh peneliti dari Intelligent Systems Informatics Lab, Tokyo University.Namanya juga robot jurnalis, ia mampu mendeteksi dan mencari tahu perubahan di sekitarnya serta melaporkan temuannya.

Robot ini mendeteksi perubahan sekitarnya, memutuskan jika mereka menjangkau dan kemudian mengambil gambar dengan kamera internal. Ia bisa juga menggali informasi dari orang sekitarnya, dan menggunakan pencarian di internet untuk mengetahui pemahaman mengenai sekitarnya.

Jika sesuatu muncul layak berita, robot ini akan menulis artikel singkat dan mempublikasikannya di web. Charlie Catlett, dari Argonne National Labs, sangat tertarik dengan bot, dan dia menyampaikannya dalam sejumlah pertemuan dalam the Information Processing Society di Japan. Dengan mengkombinasikan dunia nyata dan pencarian internet, robot jurnalis akan menjadi sistem otomatis. Berikan sedikit waktu, dan robot akan menjadi aset bernilai bagi penyedia jasa berita dimanapun.

Robot jurnalis mejadi fenomena tersendiri. Ini merupakan robot pertama yang mengumpulkan informasi dari orang disekitar, layaknya jurnalisme nyata. Meskipun robot ini masih dalam bentuk primitif. Kalau seperti ini, robot berpeluang menggantikan jurnalis dalam mereportase tempat berbahaya, seperti dalam perang.

Pada 2002, MIT Amerika membuat robot pengkover perang Afghanistan. Robot baru ini menggunakan operasi tele, tapi Robot Jurnalis secara otomatis. Mungkin di masa depan, jurnalis harus bersiap-siap kehilangan pekerjaan, apabila robot tersebut sudah bisa mengambil gambar, riset sendiri, wawancara saksi mata, dan bekerja dibawah tekanan luar biasa (Sumber: tempointeraktif.com)

"SEMAR" Mobil Irit Buatan UGM

Wow!! Anyer-Panarukan Hanya 1 Liter

SEMAR Mobil Irit Buatan UGMYogyakarta - Universitas Gadjah Mada membuat Semar, mobil irit masa depan.  Mobil ini mampu menempuh jarak seribu kilometer hanya dengan satu liter bahan bakar.  Ini berarti jarak Anyer-Panarukan hanya menghabiskan bahan bakar  satu liter.

Selengkapnya...

Hubungi Kami

PQM Building, Ground Floor,
Cempaka Putih Tengah 17C no. 7a, Jakarta 10510, Indonesia.

 
  • Telepon:
    (+62) 21 4288 5430
  • (+62) 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • (+62) 8118 242 462 (BIC-INA)
  • Fax:
    (0) 21 2147 2655

Senin - Jum'at: pk. 9.00 - 16.30

Kami ada di Jejaring Sosial. Ikuti kami & terus berhubungan.
Anda berada di: Utama BIC Artikel Inovasi