Inovasi Indonesia

Membangun Indonesia melalui Inovasi bersama BIC

PanganEnergiTransportTIKHanKamSehat ObatMaterial MajuLainnya

AddThis Social Bookmark Button

Berita dan Kegiatan

USAID Research and Innovation Fellowships USAID Research and Innovation Fellowships Kamis, 17 Juli 2014   The USAID Research and Innovation Fellowships program is part of a global network...
Call for Papers: The 5th International Research Conference on Water Resources, Renewable Energy and Climate Change (WRRECC) Call for Papers: The 5th International Research Conference on Water Resources, Renewable Energy and Climate Change (WRRECC) Selasa, 15 Juli 2014   Dear Colleagues, The 5th International Research Conference on Water Resources,...
Pengumuman 106 Inovasi Indonesia Terpilih! Pengumuman 106 Inovasi Indonesia Terpilih! Selasa, 15 Juli 2014 Selamat Kepada 106 Inovasi Indonesia Paling Prospektif 2014! Daftar 106 Inovasi...
GIST Tech-I 2014! Apply TODAY! GIST Tech-I 2014! Apply TODAY! Kamis, 10 Juli 2014   The GIST Technology-Idea (Tech-I) competition is an annual competition for science...
Pengumuman 106 Inovasi Indonesia 2014 Terpilih Pengumuman 106 Inovasi Indonesia 2014 Terpilih Senin, 07 Juli 2014 Sehubungan dengan rencana penerbitan buku 106 Inovasi Indonesia tahun 2014. Business...

FDA Menyetujui Stevia, Mengakhiri Era Opresi Terhadap Pemanis Herbal Ini

SteviaCatatan Update:

Berita ini diupdate dari versi orisinilnya untuk mengklarifikasi status persetujuan GRAS dari FDA. Pada awalnya, kami melaporkan bahwa FDA telah memberikan persetujuan GRAS bagi stevia. Secara teknis, FDA hanya memberikan surat 'TIDAK KEBERATAN' terhadap banyak perusahaan yang setuju dan menggunakan stevia pada produknya. Dengan kata lain, FDA belum memberikan persetujuan terhadap stevia, namun hanya memberikan pernyataan bahwa tidak keberatan bila ada perusahaan yang menggunakannya dalam produk makanan dan minuman. Hal ini menempatkan stevia di 'daerah abu-abu' dan memungkinkan FDA mentargetkan beberapa perusahaan (produsen stevia skala kecil) dan membiarkan perusahaan besar lainnya (seperti Coca-Cola dan Cargill), walaupun mereka menggunakan pemanis stevia yang sama. GRAS = Generally Recognized as Safe - Secara Umum Diketahui Aman (di Amerika Serikat).

Badan Pengelola Obat-Obatan dan Makanan Amerika Serikat (US FDA) telah mengeluarkan surat 'Tidak Keberatan' atas penggunaan pemanis alami, nol kalori, yang dulu pernah dicoba untuk dihapuskan dari pasar Amerika Serikat. Menindaklanjuti tekanan politis dari perusahaan produk konsumen besar (Coca-Cola dan Pepsi, yang paling utama), FDA telah mengalah kembali demi kepentingan dari Perusahaan Besar dan melegalkan bahan makanan dan minuman yang dahulu sangat ditentangnya.

Dalam hal ini, walaupun terlihat memihak produsen perusahaan besar, persetujuan atas bahan makanan ini juga menguntungkan konsumen. Mengapa? Karena hal ini akan menggantikan aspartame, pemanis buatan kimiawi yang disinyalir berhubungan dengan banyak gangguan saraf, sakit kepala, gangguan penglihatan dan masalah kesehatan lainnya.

Kebijakan ini akan membuka arus produk dengan bahan pemanis stevia bagi konsumen, yang merupakan berita bagus bagi penderita diabetes atau mereka yang mencari produk pemanis yang lebih sehat dari ekstrak herbal dan bukan bahan kimiawi sintesis.

Saya telah mengumumkan prediksi atas keputusan FDA ini dua minggu sebelumnya dalam sebuah artikel yang memuat tiga puluh satu prediksi untuk tahun 2009 (www.naturalnews.com/024976.html). Persetujuan FDA atas stevia adalah prediksi #8, bagi mereka yang mengikuti. (Yang menarik adalah sedikitnya 2 dari top 13 prediksi untuk tahun 2009, telah terjadi di akhir tahun 2008!)

Kejadian seputar persetujuan FDA atas stevia menunjukkan loyalitas sebenarnya dari badan ini. Ketika stevia mengancam keberadaan dan keuntunga produsen aspartame, stevia secara rutin ditekan oleh badan tersebut. FDA merampas impor stevia di perbatasan, menghancurkan jutaan dollar produk stevia, mengancam perusahaan yang berusaha menjual stevia dengan denda, dan bahkan memerintahkan sebuah perusahaan untuk menghancurkan buku resep yang menyebutkan stevia di resep makanan pencuci mulutnya. Namun sekarang, ketika Coca-Cola dan Pepsi menginginkan stevia untuk disetujui, FDA secara tiba-tiba mengubah sikapnya dan memutuskan untuk melegalkan bahan herbal tersebut.

Sekali lagi, ini merupakan kasus langka, dimana keputusan FDA menguntungkan konsumen, namun keadaan dibalik keputusan tersebut bukanlah didorong oleh kepentingan konsumen. Keputusan tersebut didorong oleh keuntungan perusahaan korporasi.

Like Us!

Recommend Us!

Hubungi Kami

I-STP Puspiptek, Bld. #124-TMC2,
Serpong, Tangerang, Indonesia 15314

 

+6221
  • Telepon:
    Hi-BIC-JKT
    44-242-558
    756 016 3-4
  • Fax:
    Hi-BIC-INA
    44-242-462
    756 016 5

Senin - Jum'at; pk. 9.00 - 16.30

Kami ada di Jejaring Sosial. Ikuti kami & terus berhubungan.
Anda berada di: Utama Utama Business Innovation Center Artikel FDA Menyetujui Stevia, Mengakhiri Era Opresi Terhadap Pemanis Herbal Ini